Dinas PUPR Kota Lhokseumawe Tutup Lubang Drainase Rusak di Sejumlah Titik, Tingkatkan Keselamatan Warga

LhokseumaweDinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Lhokseumawe terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat melalui perbaikan infrastruktur perkotaan. Pada 30 Mei 2026, dinas tersebut melakukan penutupan lubang drainase yang rusak dan terbuka di beberapa titik wilayah Kota Lhokseumawe.

Perbaikan dilakukan di tiga lokasi yang dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan dan pejalan kaki, yakni di depan SMP Negeri 1 Lhokseumawe, di depan TK Pertiwi, serta di kawasan Lapangan Hiraq.

Sebelum dilakukan perbaikan, kondisi drainase di depan SMPN 1 dan TK Pertiwi menunjukkan adanya lubang terbuka yang berisiko menyebabkan kecelakaan bagi masyarakat, khususnya siswa, orang tua, dan pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi tersebut.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemasangan papan penutup pada lubang drainase yang terbuka. Di titik depan SMPN 1, dua lubang drainase berhasil ditutup menggunakan papan berwarna kuning yang telah dicat. Sementara itu, di depan TK Pertiwi, dua pekerja terlihat memasang penutup drainase hingga area trotoar kembali rapi dan aman digunakan.

Perbaikan juga dilakukan di depan Lapangan Hiraq. Petugas merapikan penutup drainase yang dipasang sehingga seluruh bagian trotoar yang sebelumnya terbuka kini telah tertutup dengan baik dan dapat digunakan secara aman oleh masyarakat.

Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas PUPR menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemeliharaan infrastruktur secara cepat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan serta menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih nyaman dan tertata.

Dengan mengusung semangat “Kerja Cepat untuk Kenyamanan Warga”, Dinas PUPR berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan dan penanganan terhadap berbagai kerusakan fasilitas umum demi mendukung keselamatan dan kenyamanan masyarakat Kota Lhokseumawe.