Huntap Korban Banjir Lhokseumawe Dibangun di Dua Lokasi, Total 66 Unit

Pemerintah Kota Lhokseumawe akan membangun hunian tetap (huntap) bagi korban banjir di dua lokasi dengan total 66 unit rumah. Lokasi pertama berada di Gampong Padang Sakti, Kecamatan Muara Satu, dengan luas lahan sekitar empat hektare. Di lokasi ini akan dibangun 56 unit huntap yang diperuntukkan bagi korban banjir yang selama ini masih menempati hunian sementara (huntara) di kawasan Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu.

Sementara itu, lokasi kedua berada di Gampong Cut Mamplam, Kecamatan Muara Dua, di atas lahan seluas sekitar dua hektare.

Sebanyak 10 unit huntap akan dibangun di lokasi tersebut untuk warga terdampak banjir yang masih tinggal di huntara kawasan Kandang, Kecamatan Muara Dua.

Sebagai bagian dari tahapan perencanaan pembangunan, tim Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sumatera I melakukan peninjauan ke kedua lokasi pada Sabtu (4/7/2026).

Pemerintah Kota Lhokseumawe akan membangun hunian tetap (huntap) bagi korban banjir di dua lokasi dengan total 66 unit rumah. Lokasi pertama berada di Gampong Padang Sakti, Kecamatan Muara Satu, dengan luas lahan sekitar empat hektare. Di lokasi ini akan dibangun 56 unit huntap yang diperuntukkan bagi korban banjir yang selama ini masih menempati hunian sementara (huntara) di kawasan Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu.

Sementara itu, lokasi kedua berada di Gampong Cut Mamplam, Kecamatan Muara Dua, di atas lahan seluas sekitar dua hektare.

Sebanyak 10 unit huntap akan dibangun di lokasi tersebut untuk warga terdampak banjir yang masih tinggal di huntara kawasan Kandang, Kecamatan Muara Dua.

Sebagai bagian dari tahapan perencanaan pembangunan, tim Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sumatera I melakukan peninjauan ke kedua lokasi pada Sabtu (4/7/2026).

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Ansari Hasyim




Pemerintah Kota Lhokseumawe akan membangun hunian tetap (huntap) bagi korban banjir di dua lokasi dengan total 66 unit rumah. Lokasi pertama berada di Gampong Padang Sakti, Kecamatan Muara Satu, dengan luas lahan sekitar empat hektare. Di lokasi ini akan dibangun 56 unit huntap yang diperuntukkan bagi korban banjir yang selama ini masih menempati hunian sementara (huntara) di kawasan Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu. Sementara itu, lokasi kedua berada di Gampong Cut Mamplam, Kecamatan Muara Dua, di atas lahan seluas sekitar dua hektare. Sebanyak 10 unit huntap akan dibangun di lokasi tersebut untuk warga terdampak banjir yang masih tinggal di huntara kawasan Kandang, Kecamatan Muara Dua. Sebagai bagian dari tahapan perencanaan pembangunan, tim Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sumatera I melakukan peninjauan ke kedua lokasi pada Sabtu (4/7/2026).