Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH, melakukan pertemuan strategis dengan Asisten Pemerintahan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko, di Jakarta, Kamis (29/1/2026). Pertemuan tersebut membahas kondisi Kota Lhokseumawe pasca bencana banjir, potensi risiko kebencanaan, serta peluang kerja sama antar daerah dalam penguatan mitigasi bencana dan pembangunan berkelanjutan.
Dalam pertemuan itu, Wali Kota Sayuti memaparkan secara komprehensif dampak banjir yang melanda Lhokseumawe pada akhir 2025. Ia menegaskan pentingnya penguatan kapasitas mitigasi bencana yang terencana dan berkelanjutan, seiring meningkatnya risiko kebencanaan akibat perubahan iklim dan kondisi lingkungan.
Selain itu, Sayuti membuka ruang kolaborasi strategis dengan Pemprov DKI Jakarta, khususnya dalam mendukung pembangunan daerah yang berorientasi pada ketahanan lingkungan, peningkatan kesiapsiagaan bencana, serta penguatan tata kelola penanggulangan bencana di daerah.
Tidak hanya membahas penanganan kebencanaan, pertemuan tersebut juga menyoroti peluang dukungan berkelanjutan dari Pemprov DKI Jakarta, baik melalui penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, maupun pembangunan infrastruktur pendukung mitigasi bencana di Kota Lhokseumawe.
Wali Kota Lhokseumawe dalam pertemuan tersebut didampingi Ketua TP PKK Lhokseumawe Ny. Yulinda, Kepala Dinas PUPR Said Bachtiar, ST, MT yang juga menjabat sebagai Plt Kepala BPBD Lhokseumawe, Kepala BPKD Teguh Heriyanto, S.STP, M.SP, Kepala Bagian Umum Mulkan, ST, serta Kepala Bidang Anggaran Marzuki.
Kunjungan ini merupakan bagian dari penguatan hubungan kerja sama antar daerah yakni Pemerintah Kota Lhokseumawe dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sebelumnya, saat Lhokseumawe dilanda banjir pada 26 November 2025, Pemprov DKI Jakarta telah menyalurkan bantuan sebagai bentuk solidaritas dan dukungan nyata terhadap upaya pemulihan daerah terdampak.
